
Bandung Barat, hariandialog co.id – Sebanyak 16 kecamatan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengikuti Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat kabupaten yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Universitas Advent Indonesia, Kecamatan Parongpong, pada 20-23 Juli 2026. Kompetisi antarpelajar jenjang SMP itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, Senin (20/7/2026).
Dalam sambutannya, Asep Ismail mengatakan GSI menjadi salah satu wadah penting untuk menjaring sekaligus membina bibit-bibit pesepak bola berbakat sejak usia sekolah. Para peserta diharapkan mampu menampilkan kemampuan terbaik agar dapat mewakili Bandung Barat pada GSI tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Ikuti kegiatan ini dengan penuh semangat. Semoga di antara kalian ada yang terpilih mewakili Kabupaten Bandung Barat ke tingkat Provinsi Jawa Barat,” kata Asep Ismai.
Ia menegaskan, pemerintah daerah terus mendukung pembinaan olahraga melalui lingkungan pendidikan sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak atlet berprestasi.
“Semoga 15 tahun ke depan kalian bisa menjadi ‘Bintang Sepak Bola Indonesia mendunia’. Siapa tahu nanti ada yang menjadi pemain Tim Nasional Indonesia dan tampil di Piala Dunia,” ujarnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Edi Syafrudin, menjelaskan bahwa Gala Siswa Indonesia merupakan program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional.

Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi bagian dari proses seleksi pemain usia SMP yang nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili daerah pada jenjang berikutnya.
“Kami berharap tim GSI Kabupaten Bandung Barat mampu tampil maksimal, bersaing di tingkat Jawa Barat, bahkan meraih prestasi terbaik,” ujar Edi.
Sementara itu, Pelaksana Tugas ( Plt ) Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Acon Supriatna, mengatakan seluruh peserta yang bertanding merupakan hasil seleksi dari masing-masing kecamatan.
“Setiap kecamatan mengirimkan satu tim terbaik, sehingga total ada 16 tim yang mengikuti GSI tingkat Kabupaten Bandung Barat tahun ini,” kata Acon.
Ia menjelaskan, pertandingan dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Universitas Advent Indonesia selama empat hari, mulai 20 hingga 23 Juli 2026. Sebagian besar peserta merupakan siswa kelas VIII SMP yang telah memenuhi ketentuan usia dalam pelaksanaan GSI.
Menurut Acon, pemain yang tampil pada ajang ini tidak hanya memperebutkan kemenangan tim, tetapi juga berpeluang masuk dalam skuad Kabupaten Bandung Barat untuk mengikuti GSI tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Nanti akan ada seleksi lagi untuk menentukan pemain-pemain terbaik yang akan mewakili Kabupaten Bandung Barat ke tingkat provinsi,” katanya.
Acon menambahkan, pembinaan atlet muda dilakukan melalui kolaborasi antara Dinas Pendidikan dengan PSSI serta berbagai Sekolah Sepak Bola (SSB) yang selama ini menjadi tempat berlatih para peserta.
“Kami berharap anak-anak Bandung Barat bisa terus berkembang, berprestasi hingga tingkat nasional,” ucapnya.
Berdasarkan jadwal pertandingan hari pertama, Kecamatan Cihampelas berhasil mengalahkan Kecamatan Cipongkor dengan skor 3-1. Sementara Kecamatan Saguling menundukkan Gununghalu 6-4 dan Kecamatan Lembang mengatasi Rongga dengan skor 3-0. Pertandingan penyisihan akan berlangsung hingga 21 Juli, sebelum dilanjutkan ke babak perempat final, semifinal, dan final pada 23 Juli 2026.
Melalui GSI, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berharap semakin banyak talenta muda sepak bola yang lahir dari lingkungan sekolah. Selain menjadi ajang kompetisi antarpelajar, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk menyiapkan atlet yang mampu mengharumkan nama Bandung Barat di tingkat provinsi maupun tingkat nasional.( Nagon )
