Jakarta, hariandialog.co.id.- Sebanyak 5.000 orang menghadiri
deklarasi dukungan untuk pasangan Pramono Anung-Rano Karno di di
Integrity Convention Centre, Kemayoran, Jakarta, Sabtu 2 November
2024. Deklarasi ini dicetuskan oleh relawan Fathers yang dibentuk oleh
Bendahara Umum PDI Perjuangan atau PDIP Olly Dondokambey.
Pram bahkan tidak menyangka mendapat dukungan dari ribuan
orang. “Tadi bayangan saya yang hadir 200 orang saja,” ujarnya.
“Kehadiran bapak-ibu dan saudara sekalian menghasilkan energi yang
luar biasa bagi saya dan Bang Doel (Rano Karno).”
Dukungan menakjubkan ini, Pram melanjutkan, merupakan suatu
keajaiban mengingat selama 10 tahun terakhir ia mundur dari
hiruk-pikuk panggung politik saat bertugas sebagai Menteri Sekretaris
Kabinet. “Saya sudah terlalu lama tidak pernah mau tampil di ruang
publik. Hampir 10 tahun nggak pernah mau diwawancarai TV, radio,
koran, majalah, sama sekali enggak,” ucap pria yang kini gemar
mengenakan cukin atau syal khas Betawi.
Setelah ditugaskan oleh Ketua Umum PDIP Megawati
Soekarnoputri untuk bertarung di pemilihan gubernur DKI Jakarta
bersama Rano Karno, Pram akhirnya kembali muncul di hadapan publik.
Selama dua bulan terakhir ia berkeliling ke 250 titik di Jakarta.
“Saya mulai keliling dari jam setengah 6 pagi,” ucapnya.
Dari berbagai kunjungan itu, termasuk deklarasi Fathers, Pram memahami
segala dukungan berasal dari beragam kalangan, etnik, ras, maupun
agama. Karena itu, ia memastikan jika mendapat amanat sebagai gubernur
akan terbuka dan adil bagi semua agama dan golongan. “Maka dalam
kampanye saya, dalam tim pemenangan, saya berpesan kita politiknya
adalah politik riang gembira. Nggak usah bawa-bawa agama. Kalau ada
kelompok lain yang membawa urusan agama, kita nggak mau ikutan,” ia
menegaskan. (Dika-01)
