Jakarta, hariandialog.co.id.- Dalam upaya mencetak sumber daya
manusia (SDM) unggul di bidang ekonomi, Bank Indonesia memperkuat
kolaborasi dengan dunia pendidikan melalui penandatanganan Perjanjian
Kerja Sama (PKS) Program Pendidikan Kebanksentralan Provinsi DKI
Jakarta 2026.
Kerja sama tersebut melibatkan lima perguruan tinggi di
Jakarta, yakni Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Universitas
Negeri Jakarta, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta,
Indonesia Banking School, serta Universitas Trilogi.
Penandatanganan berlangsung pada 20 April 2026 di Auditorium
Gedung Yustinus, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, yang diawali
dengan kuliah umum. Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan perguruan
tinggi, pembina komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI), serta
ratusan mahasiswa calon penerima beasiswa.
Kepala Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta Iwan Setiawan
menegaskan bahwa program ini tidak sekadar memberikan bantuan
pendidikan, tetapi juga dirancang untuk membentuk generasi yang
adaptif terhadap dinamika ekonomi global. “Kolaborasi ini menjadi
langkah nyata untuk menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan
kebijakan di lapangan,” ujar Iwan dalam keterangan tertulis, Selasa,
21 April 2026.
Ia menjelaskan, sinergi antara BI dan perguruan tinggi
diharapkan mampu melahirkan generasi muda dengan kemampuan
kepemimpinan, inovasi, serta daya adaptasi tinggi. Hal ini dinilai
penting untuk mendukung pembangunan ekonomi nasional sekaligus
memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.
Melalui program tersebut, sebanyak 385 mahasiswa dari lima
kampus akan terpilih sebagai penerima manfaat dan tergabung dalam
komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Jakarta, tulis rri.
(Alaina-01)
