
MAJALENGKA,hariandialog.co.id- Pemerintah Kabupaten Majalengka. Melalui Penjaba Bupati Dedi Supandi. Menerima langsung piagam penghargaan lomba desa wisata dari Kementrian Desa,dalam membina desa wisata maju mandiri di Kabupaten Majalengka.
Penghargaan ini diterima dalam ajang Apresiasi Lomba Desa Wisata Nusantara, Penggerak Swadaya Masyarakat dan Tenaga Pendamping Profesional Tahun 2024,di Bali Nusa Dua Resort, Badung, Sabtu kemarin
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Drs. H. Abdul Halim Iskandar.
Pj Bupati,dapat tiga penghargaan yang dapat dibawa pulang ke Majalengka dan satu satyalencana dalam Lomba Desa Wisata Nusantara 2024.
Kata Dedi, Pertama, saya menerima satyalencana Bhakti Pembangunan Desa dan Piagam penghargaan atas Komitmen dan Dedikasi dalam Membina Desa Wisata 2024. Desa Gunungkuning menjadi juara II dalam lomba Desa Wisata Nusantara Tahun 2024, untuk kategori Maju Mandiri.
Ketiga, penghargaan diraih juga oleh Yosep Hendrawan Juara I untuk kategori Pendamping Desa Inspiratif sebagai Ketua BUMDes Inovatif.ungkapnya
Menurut Dedi,tiga penghargaan ini diharapkan kian memberikan motivasi bagi seluruh pihak untuk terlibat aktif dalam menjaga pariwisata di daerahnya. Kemudian, membangun desa wisata bukan mengubah kultur adat atau membangun Wisata tujuan nya adalah lestarikan Alam, Budaya dan Adat Desa nya, setelah itu wisatawan tertarik untuk berkunjung atas potensi desa tersebut.
” Itulah hakekat Desa Wisata, termasuk memperkuat inovasi dan kolaborasi dalam upaya pelestarian warisan budaya dan alam. Di mana disentralisasi kewenangan juga telah saya lakukan kepada unsur kewilayahan.” Aku Dedi
” Mari mewujudkan Desa yang Kuat, Maju, Mandiri, Sejahtera dan Demokratis. Salah satu indikasinya adalah kempampuan Desa dalam mengelola Kelestarian Alam, Adat dan Budaya menjadi kekuatan potensi, asset dan sumber daya yang dimiliki, Desa wisata merupakan potensi Desa yang dapat dikembangkan agar tercipta kemandirian secara ekonomi ,” ujar mantan Kadisdik Provinsi Jawa Barat ini. (Ayub)
