Jakarta, hariandialog.co.id. Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri
(BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melibatkan sejumlah
pakar dalam menyusun instrumen Perkiraan Strategi Nasional
(Kirstranas) mengenai peran partai politik dalam memperkuat demokrasi
di Indonesia.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk
menghadirkan strategi kebijakan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Strategi Kebijakan
(Pustrajakan) Politik, Hukum dan Pemerintahan Dalam Negeri
(Polhupemdagri) Gatot Tri Laksono mengatakan, partai politik(parpol)
berperan penting dalam mewarnai dinamika demokrasi sebuah negara.
Melalui peran parpol, aspirasi masyarakat dapat tercermin dan
diwujudkan dalam pembuatan kebijakan yang berdampak pada kehidupan
masyarakat.
“Terkait dengan Kirstranas tersebut, kita perlu persiapkan
langkah-langkahnya apa saja. Untuk itu kita perlu masukan dari
berbagai pihak terkait bagaimana menjaring data yang tepat di tengah
keterbatasan yang ada,” jelas Gatot dalam keterangan tertulis, Selasa
6 Februari 2024.
Sementara itu, peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Tini Apriani berharap, topik mengenai ‘Optimalisasi Peran dan Fungsi
Partai Politik untuk Penguatan Demokrasi di Indonesia”, agar
difokuskan pada isu rekrutmen dan kaderisasi parpol.Karena itu, upaya
kaderisasi dan rekrutmen yang dilakukan parpol akan digali lebih
mendalam. “Kita sudah bisa melihat dari partai-partai besar sehingga
kita ingin tahu bagaimana kalau dari sisi partai-partai kecil,”
jelasnya tulis liputan 6.
Peneliti BRIN lainnya Syarif Hidayat mengatakan,
penyusunan Kirstranas merupakan upaya untuk memprediksi isu penting
secara tepat yang didasarkan pada data-data yang akurat. Hasil
penelitiannya nanti tidak hanya bermanfaat untuk parpol tetapi juga
bagi masyarakat. “Saya kira kita harus melihat secara ekosistem, jadi
kita melihat ini sebagai satu paket, dana iya, tapi kelembagaan juga
perlu diperbaiki. Jangan sampai terus memberikan dana untuk parpol
tetapi fungsinya tidak dijalankan dengan baik,” pungkasnya. (pitta)
