Aceh Tenggara, hariandialog.co.id.- – Desa Lawe Tua Gabungan dan
Desa Lawe Tua Makmur di Kecamatan Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara,
Aceh, banjir bandang . Akibatnya, sebanyak 26 rumah rusak ringan
hingga berat.
Banjir menerjang dua desa itu pada Sabtu, 9 Mei 2026, malam
sekitar pukul 22.00 WIB. Debit air sungai bertambah setelah daerah
tersebut diguyur hujan deras sejak sore hari. Akibatnya rumah warga
dipenuhi lumpur.
“Debit air sungai meningkat hingga membawa material berupa
bebatuan, dan kayu gelondongan yang menyumbat jembatan,” kata Kepala
Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Bahron Bakti dilansir
detiksumut, Minggu (10/5/2026).
Akibat sungai tersumbat, air serta kayu gelondongan dan
lumpur meluap ke pemukiman warga hingga menutupi jalan nasional. Akses
Kutacane-Medan sempat lumpuh hingga pagi tadi.
Menurut Bahron, banjir bandang menyebabkan 4 rumah warga
rusak berat, 15 rumah rusak sedang dan 7 rumah rusak ringan. Pasca
kejadian, tim BPBD dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pembersihan
dengan menggunakan 1 alat berat. “Air sudah mulai surut. Korban
terdampak banjir 155 jiwa. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,”
ujarnya, tulis dtc. (opon-01)
