Jakarta, hariandialog.co.id.- Komisi IV DPR berencana melakukan
kunjungan kerja spesifik ke lokasi pagar laut sepanjang 30,16 Km di
Pantai Tangerang dan 8 Km di Bekasi untuk mencari tahu pelaku dan
motif pemagaran dengan bambu tersebut. “Komisi IV akan segera
melakukan kunspek ke lokasi kejadian untuk mengetahui pelaku serta
motif pemagaran laut,” ujarAnggota Komisi IV DPR Fraksi NasDem Rajiv,
kepada wartawan, Rabu, 15 Januarai 2025. .
Dari kunjungan itu, DPR nantinya akan melakukan rapat
dengan mitra terkait, dalam hal ini Kementerian Kelautan dan
Perikanan, untuk mengambil langkah tepat menghadapo polemik tersebut.
Tak berhenti disitu, ia berjanji bakal mendorong kasus ini
ke ranah hukum. Oleh karenanya, ia berharap Komisi III DPR sebagai
mitra kerja para lembaga penegak hukum, untuk turut mengawal kasus ini
hingga tuntas “Komisi III DPR RI yang akan mengawal kasus pemagaran
laut ini,” kata dia.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengaku
pihaknya masih menyelediki dalang sesungguhnya di balik proyek
pemagaran laut yang membentang sepanjang 30,16 kilometer di Tangerang,
Banten.
Meski dalang pembangunan itu menguat ke pihak Agung Sedayu
Group, Dasco menekankan tak ingin salah memanggil pihak yang
bersangkutan di masa reses ini. “Karena ini kan ada banyak pihak yang
mengaku, yang bertanggung jawab, ada nelayan, ada kelompok masyarakat.
Nah sehingga kalau tadi mau dipanggil, kita takut salah panggil,” ujar
Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat,
Selasa, 14 Januari 2025.
Ia menjelaskan, komisi terkait yakni komisi IV tengah
menyelidiki pihak yang bertanggung jawab dengan berbagai pihak seperti
aparat penegak hukum. “Sehingga sekarang ini, langkah yang dilakukan
adalah melakukan pengecekan kepada berbagai pihak. Termasuk aparat
penegak hukum, untuk kemudian kita ingin tahu siapa yang ada di balik
itu,” tuturnya, tulis inilah com. (Mahar-01)
