

Banda Aceh, hariandialog.co.id.- Dengan mengucapkan Bismillahhirahman nirohim, Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh, H.Nursyam, SH,MHum, mengambil sumpah dan melantik Sri Wahyuni Batubara,
SH,MH, menjadi Hakim Tinggi Banda Aceh. Pelantikan dilakukan melalui sidang luar biasa.
Sebelum acara pengambilan sumpah dan pelantikan Sri Wahyuni Batubara, acara dimulai dengan mendengarkan alunan suara merdu salah seorang pegawai yang membacakan ayat suci Alqur’an dilanjutkan
menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hame Mars Mahkamah Agung RI, itu terjadi kemarin 31 Januari 2025 di Gedung Baru Pengadilan Tinggi Banda Aceh, tepatnya di lantai dua..
Selesai dibacakan Surat Keputusan Mahkamah Agung RI yang ditandatangani Ketua MA RI Sunarto tertanggal 3 Januari 2025,
dilanjutkan Sri Wahyuni Batubara diminta untuk bersumpah sebelum dilantik dan diamini pengambilan sumpah secara agama yang dianut yaitu Islam dan sebagai bukti ada Alqur’an.
Pemimpin Sidang Luar Biasa meminta agar Hakim Baru untuk mengikuti lafal tentang siap berbakti kepada Pancasila, dan taat
kepada Undang-Undang Dasar 1945 menjaga integritas, berbakti kepada Nusa Bangsa dan nama baik Mahkamah Agung juga dijaga.
Bertangungjawab akan apa yang diucapkan dihadapan undangan yang hadir tapi terpenting kepada Tuhan walaupun tidak terlihat tapi Tuhan Maha Mengetahui, “Jadi benar-benar sumpah ini harus dihayati dan
dilaksanakan dalam menjalankan tugas sebagai hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Aceh ini,” pinta Nursyam selaku Ketua PT Banda Aceh.
Usai pengambilan sumpah dan pelantikan, Hakim Tinggi Sri Wahyuni Batubara, membubuhkan tandatangan akan Pakta Integritas di atas meterai secukupnya di diikuti dua orang saksi yaitu hakim dari PT
Banda Aceh.

“Saudari Sri Wahyuni Batubara, sangat dan sungguh beruntung karena pelaksanaan pengambilan sumpah dan pelantikan
diadakan oleh panitia Sayuti di Gedung Pengadilan Tinggi Banda Aceh yang baru selesai dibangun. Jadi saudarilah yang pertama dijadikan pengantin disahkan dan dirayakan di Gedung megah ini,” kata Nursyam
yang disambut tepuk tangan dari para hadirin dan undangan yang hadir.
(tob-01).
